88CSN

Misteri Peradabam Masyarakat Awam.

AGEN SLOT - Misteri peradaban kuno Chachapoyas ‘Masyarakat Awan’ di pucuk Amazon, Peru. Kota kuno Chachapoyas, negeri beberapa orang awan yang hilang beberapa ratus tahun kemarin sukses diketemukan. Panggilan “masyarakat awan” mungkin sebab merujuk pada pegunungan andes yang tetap berselimut awan. Kehidupan serta kebudayaan kota kuno yang eksis semenjak era ke-9 ini, sampai saat ini masih misteri serta susah disibak sebab mereka sedikit tinggalkan catatan. 


Walau hilang tanpa ada jejak sepanjang beberapa ratus tahun, tetapi jejak peradaban kota Chachapoyas yang sekarang masuk daerah utara Peru, masih dapat diketemukan. Jejeran patung-patung menghadap ke matahari keluar yang populer dengan panggilan “prajurit awan” masih berdiri tegak sampai sekarang. Patung-patung itu melambangkan keperkasaan warga mereka di waktu dulu. 

Situs Karija ini dibuat hampir 1 milenium. Sebetulnya itu adalah kuburan, tiap patung melambangkan tokoh yang di makamkan disana. Mungkin dapat disebut seperti dengan beberapa situs makam di Tanah Toraja, Sulawesi. 


Patung-patung itu terbuat dari clay serta plant matt dimana di dalamnya berisi mumi beberapa tokoh Chachapoyas. Yang khasnya tempat patung berisi mumi itu begitu susah dicapai. Entahlah bagaimana warga pada zaman itu bawa serta meletakkannya disana. Karena, sudah di teliti, tidak ada jalan yang dapat dibuka ke arah tempat itu. 

Cerita bangaimana kehidupan di Chachapoyas hampir jadi misteri sebab tempatnya begitu terisolir. Kota kuno Chachapoyas yang hilang ini, diketemukan tahun 2008 di rimba lebat Amazon, yang begitu terisolir, oleh team ekspedisi arkeologi. Jaraknya seputar 500 km samping timur laut Lima. 

Team arkeologi temukan benteng-benteng dari batu dan bangunan-bangunan yang ada di pinggir jurang, sisa-sisa tembok yang berisi lukisan-lukisan yang di pahat di bebatuan. Mungkin ini dibuat mereka membuat perlindungan dari lawan. 

Sayangnya, sedikit yang tahu mengenai kehadiran kota kuno Chachapoyas ini. Cuma dikit catatan mengenai hal tersebut, termasuk juga mengenai kebudayaan mereka yang berkembang di era ke-9. Sebenarnya, kota kuno Chachapoyas itu ada di pucuk ketinggian. Disangka, kota pada ketinggian itu menyengaja ditingkatkan untuk pertahanan pada lawan. 

Namun nasib mereka jadi tidak menentu saat kekaisaran Inca makin berkembang serta sukses mengalahkan mereka 500 tahun kemarin. Walau bangsa Chachapoyas sudah sempat memberikan perlawanan keras, tetapi kemampuan Inca tidak tertandingi. Peruntungan hadir saat Spanyol hadir pada 1535. Sisa-sisa suku Chachapoyas memihak pada Spanyol untuk berperang menentang suku Inca. Tetapi setelah itu hadir penyakit orang Eropa, yaitu cacar, yang menghilangkan populasi mereka. 

Penulis riwayat Cieza Pedro de León menulis, figur beberapa orang Chachapoyas berkulit putih serta tampan, golongan wanitanya cantik-cantik, itu penyebabnya beberapa orang Inca ingin jadikan mereka istri. Makam tokoh beberapa orang awan ini di chullas, disamping tebing yang dicat dengan atap runcing, terutamanya yang diketemukan di Revash. Tetapi yang paling mengagumkan dari peninggalan konstruksi Chachapoyas merupakan Kuelap, benteng monumental yang ada 9.500 mtr. diatas permukaan laut. Bangunan itu sisi luarnya dilindungi oleh batu-batu besar. 

Di Kuelap ada seputar empat ratus gedung yang mungkin dihuni oleh seputar 3.500 jiwa. Banding dengan bangunan punya bangsa Inca, Manchu Picchu yang populer. Kompleks ini (Kuelap) tunjukkan jika bangsa Chachapoyas pada 1000 tahun kemarin sudah dapat membuat satu yang mengagumkan. 


Siapa yang tahu, ditambah lagi yang akan diketemukan di pedalaman andes amazon? Semua memang masih misteri, seperti misterius nya Chachapoyas. Kurangnya catatan mengenai suku Chachapoyas ini menimbulkan pesimis apa dapat menyingkap cerita “orang-orang awan” ini.

0 comments:

Copyright © 2013 Agen Slot Terpercaya | Situs Judi Bola Sbobet | Agen Casino | 88CSN