88CSN

5 Kota Mati Yang Sampai Saat Ini Tidak Berpenghuni.

AGEN SLOT - Berikut ini beberapa Kota yang tidak berpenduduk benar-benar karena beberapa musibah hingga kota itu di meninggalkan. 



Prypiat merupakan satu kota besar di wilayah terasing di Ukraina Utara, adalah wilayah perumahan beberapa pekerja lokasi nuklir Chernobyl. Lokasi ini mati semenjak berlangsungnya musibah nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Sesudah insiden, tempat ini praktis seperti satu museum, jadi sisi dari riwayat Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, serta banyak bangunan lainnya hancur. Serta semua isi yang ada dalam bangunan itu dilewatkan berada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan beberapa anak, barang bernilai, baju dan sebagainya semua seperti umumnya punya keluarga-keluarga biasanya. 

Masyarakat cuma bisa ambil dokumen penting, buku serta baju yang tidak terkontaminasi oleh nuklir. Tetapi semenjak era 21, tidak ada barang bernilai yang ketinggalan, bahkan juga tempat duduk dikamar kecilpun dibawa oleh beberapa Penjarah, beberapa dari bangunan yang didalamnya dirampok dari tahun ke tahun. Bangunan yang tidak tertangani, dengan atap yang bocor, serta sisi dalam bangunan yang digenangi air pada musim hujan, makin membuat kota itu betul-betul jadi kota mati. Kita dapat lihat pohon yang tumbuh di atap rumah, pohon yang tumbuh di rumah. Beberapa CoD 4 players tentu mengetahui kota yg satu ini. 

2. Sanz Hill 


Disamping Utara Taiwan, ada satu kampung yang Futuristic, sebelumnya dibuat jadi satu tempat peristirahatan yang Elegan buat golongan Kaya. Bagaimana juga, sesudah berlangsung banyak Kecelakaan yang fatal pada saat pembangunannya pada akhirnya Project itu di stop. Sesudah alami kesusahan dana serta kesusahan beberapa pekerja yang ingin kerjakan project itu pada akhirnya pembangunan Resort itu betul-betul di stop ditengah-tengah jalan. Rumor setelah itu banyak muncul, banyak yang katakan lokasi kampung itu jadi rumah beberapa hantu, dari mereka yang telah wafat. 



Craco terdapat didaerah Basilicata serta propinsi Matera seputar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini memiliki ruang yang ciri khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak serta bentangan pertanian gandum dan tanaman pertanian yang lain. Ditahun 1060 saat pemilikan tempat Craco dipunyai oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Jalinan yang berjalan lama dengan gereja bawa dampak yang banyak pada semua masyarakat. Di tahun 1891 populasi masyarakat Craco lebih dari 2000 orang, saat itu mereka banyak dirundung persoalan social serta kemiskinan yang banyak membuat mereka putus harapan, di antara tahun 1892 serta 1922 seputar 1300 orang geser ke Amerika Utara. Keadaan pertanian yang jelek ditambah lagi musibah alam gempa bumi, tanah longsor dan peperangan berikut yang mengakibatkan mereka bermigrasi massal. 

Di antara tahun 1959 serta 1972 Craco kembali diguncang gempa serta tanah longsor. Di tahun 1963 bekas masyarakat seputar 1300 orang pada akhirnya dipindahkan ke satu lembah dekat Craco Peschiera, serta sampai saat ini Craco yang asli masih ketinggalan dalam kondisi hancur serta tersisa kebusukan sisa-sisa peninggalan penduduknya. 



Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis memberikan satu keadaan kondisi yang begitu mengerikan. Sepanjang perang dunia ke II, 642 masyarakat dibantai oleh tentara Jerman jadi bentuk pembalasan atas pada perlakuan Perancis saat itu. Jerman yang saat itu sebetulnya punya niat menyerang wilayah di dekat Oradour Sul Glane tetapi pada akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil itu pada tanggal 10 Juni 1944. menurut kesaksian beberapa orang yang selamat, masyarakat lelaki dimasukan dalam satu gudang serta tentara jerman menembaki kaki mereka hingga pada akhirnya mereka mati dengan pelan-pelan. Wanita serta beberapa anak yang dimasukan ke gereja, pada akhirnya semua mati tertembak saat mereka berupaya keluar dari dalam gereja. Kampung itu betul-betul dihancurkan tentara Jerman saat itu. Serta sampai sekarang ini puing-puing kampung itu tetap berdiri serta jadi saksi begitu kejamnya momen yang berlangsung waktu itu. 



Kadykchan adalah satu diantara kota kecil di Rusia yang hancur waktu runtuhnya Uni Soviet. Masyarakat sangat terpaksa berusaha untuk memperoleh akses untuk mendapatkan air, service Kesehatan dan Sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam periode waktu 2 minggu, untuk tempati kota lain serta tempati rumah baru. Kota dengan masyarakat seputar 12.000 orang yang rata-rata jadi penambang timah ini dikosongkan. Mereka tinggalkan rumah mereka dengan semua perabotannya. Jadi anda bisa temukan mainan, Buku, Baju serta beberapa barang di dalam kota yang kosong.

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Copyright © 2013 Agen Slot Terpercaya | Situs Judi Bola Sbobet | Agen Casino | 88CSN