88CSN

4 Ilmuwan Besar Yang Di bunuh Karena Membuktikan Kebenaran Sains.

AGEN SLOT - Mereka dibunuh karena benar! Bukan karena dosa dari perbuatan ke dua tangannya, tapi karena pemikiran mereka yg dikira berlainan dan terbalik dengan ajaran agama. Bukanlah bela nama Tuhan, beberapa inkuisisi gereja katolik Roma di saat pertengahan ini justru berubah jadi pecundang sebab kebodohan mereka sendiri. Tdk ada mencoba ‘kebenaran’ mereka permalukan, memenjarakan hingga sampai menghukum mati 4 ilmuwan besar paling mempunyai efek dalam dunia sains ini. 



Banyak pembual besar yg mengusahakan mempermasalahkan keras karya penemuan saya, meskipun sebetulnya mereka benar-benar tak mengerti sehubungan pengetahuan matematika, dan dengan tdk ada malu mereka nekat menyimpangkan makna beberapa ayat-ayat kudus dalam Al Kitab agar cocok bermaksud mereka, mereka juga berani mempersoalkan dan menyerang karya saya, saya gak kuatir sedikit terus pada mereka, bahkan saya bisa mencemooh kritikan mereka jadi tindakan yg gegabah dan paling bodoh. 

Tulisan diatas ialah penggalan kalimat Nicolaus Copernicus waktu membawa surat pada Paus Paulus III. Nicolaus Copernicus ialah seorang astronom, matematikawan dan ilmuwan sains yg pertama kali bikin landasan teori sehubungan heliosentrisme dimana Matahari berubah jadi pusat tata surya dan periode hadir teori ini makin disempurnakan oleh Galileo. 

Dalam buku De revolutionibus orbium coelestium (revolusi falak) sehubungan teori heliosentrisme yg ia rahasiakan selama 30 tahun, karena demikian takutnya ia bisa Pihak Gereja yg nantinya murka sehubungan teorinya. Pastinya teori revolusioner ini bisa memancing kemarahan massal umat, bukan cuma terbalik dengan ajaran agama dan teori ini terbalik dengan ajaran filsuf yg terpandang Aristoteles, dan gak searah dengan rangkuman matematikawan Yunani, Ptolemeus. 

Tidak cuma itu, teori Copernicus menyanggah apa yg di pandang jadi ‘fakta’ sains di saat itu jika Matahari keluar di timur dan bergerak lewat angkasa buat terbenam di barat, sedang bumi tak bergerak. Ia tetap melanjutkan penelitiannya sehubungan bintang dan planet, menyatukan bukti buat berikan suport satu teori yg revolusioner jika bumi bukan pusat yg gak bergerak dari alam semesta akan tetapi, sebenarnya-benarnya bergerak melingkari matahari jadi pusatnya. 

Hingga selanjutnya Copernicus di pandang jadi ilmuwan sesat oleh Gereja karena teorinya telah pengaruhi beberapa ilmuwan lain. Ia meninggal dunia di umur 70 tahun jadi pesakitan karena dijauhi sepanjang hidupnya. Sampai kuburannya terus diduga dengan kalimat ungkapan ‘si pecundang yg meminta ampun pada Tuhan seperti seorang pencuri yg mati di kayu salib. 



Rene Descartes yg di kenal juga dengan nama Renatus Cartesius ialah bapak filsafat modern serta matematikawan Perancis. Ia juga berubah jadi satu diantaranya ilmuwan perintis aliaran rasionalisme, melawan tirani gereja serta membantah otoritas ilmuwan Yunani yg terus-menerus berubah jadi tolak ukur keputusan dalam pengetahuan sains. 

Rene Descartes pernah menggagas filosifi Cogito Ergo Sum merupakan saya berpikir jadi saya ada. Dimulai dari gagasan ini lalu teori filsafatnya menjelaskan jika Tuhan itu ada dan beberapa benda material itu ada pula, benda material terbatas perumpamaannya meja, kursi, rumah, tubuh manusia dan seterusnya. Benda mental nonmaterial ialah pikiran dan jiwa manusia. Sedang Tuhan sendiri menurut Descartes ialah benda mental yg tak terbatas. 

Buat Descartes, prinsip basic bisa adanya Tuhan harus mutlak kian besar, lebih sempurna baik dari proses atau sebab. Tuhan buat pandangannya ialah satu makhluk sempurna yg tak terhingga. Gagasan itu kecil kemungkinan terlihat/dikarenakan oleh pengalaman dan pikiran diri sendiri, karena ke dua mengenai itu jadi satu soal yg gak sempurna dan dapat dikuatirkan hingga sampai gak penuhi prinsip sebab lebih sempurna dari sebab. Gagasan sehubungan Tuhan yg ada di kepala (jadi sebab) hanya bisa dikarenakan oleh satu makhluk sempurna yg menaruhnya dalam pikiran saya, adalah Tuhan. 

Usai tampilkan adanya kehadiran Tuhan, Descrates juga tampilkan jika benda material itu eksis. Ia menjelaskan jika Tuhan bikin manusia dengan ketakmampuan buat tampilkan jika benda material itu pokoknya tiada. Bahkan Tuhan bikin manusia buat punya condong wacana jika benda material itu eksis. 

Apabila wacana benda material eksis hanya jadi satu matriks kompleks yg menipu pikiran manusia, itu berarti Tuhan ialah penipu, dan buat Descrates, penipu sebagai ketidaksempurnaan. Meskipun sebetulnya Tuhan sebagai makhluk yg sempurna, dengan begitu Tuhan kecil kemungkinan menipu, hingga sampai benda material itu yang pasti ada. 

Tapi sesudah itu yg menjerumuskan hidup Descrates ialah waktu ia berikan suport teori Galileo yg berjudul ‘The World’. Sejak mulai itu sang filsuf seakan telah memancing konflik besar dengan Gereja, dan puncak ketegangannya waktu ia menerbitkan buku sehubungan Meditations on First Philosophy jika satu kebenaran gak bisa hanya diutarakan oleh pengucapan lisan saja atau menurut warisan cerita sebagian orang yg dikira suci, karena kebenaran hanya bisa di ketemukan melalui penyelidikan ilmiah serta pengamatan sains agar bisa dibuktikan pas tdk ada kebohongan yg diagung-agungkan. 

Seterusnya kehidupan Descrates berubah jadi berpindah 180 derajat, ia hidup sengsara sepanjang hidupnya, mendapat kritikan keras dari pihak gereja, negarawan serta orang biasa karena telah dikira menistakan agama. Seharian dicemooh, diolok-olok dan dijauhi, sampai sebagian orang yg inginkan ia agar sesegera diganjar hukuman. Semakin lama René Descartes mati jenuh dan pensiun dari dunia pada 11 februari 1650 cocok diusianya yg ke 53 tahun. 

3. Giordano Bruno, Martir buat Pengetahuan Pengetahuan 


Kematian paling tragis dari beberapa ilmuwan besar justru dirasakan oleh Giordano Bruno, seorang filsuf, matematikawan, ahli kosmologi sekalian pendeta asal Italia. Ia ialah seorang Ilmuwan yg mati martir, dibunuh karena benar buat pengetahuan serta pengetahuan. 

Sesuai sama Galileo Galilei, Girodano Bruno juga berikan suport teori Copernicus dan sempat membuahkan karyanya jadi frontal adalah bintang cuma matahari yg dikelilingi oleh exoplanet. Dikarenakan teorinya ini membuat Bruno langsung dicap bidaah, sesat dan menista kesucian agama. Hingga sampai sesudah itu Girodano Bruno dijebloskan ke penjara dan diancam hukuman mati. 

Ketika itu memang Inkuisisi Roma, sistem pengadilan yg dibuat oleh Tahta Suci Gereja Katolik Roma pada pertengahan ke dua periode ke-16 sedang membidik penganut ajaran sesat, terhitung beberapa tokoh ilmuwan, serta cendekiawan. 

Sebenarnya nasib Girodano Bruno bisa lolos selamat dari hukuman mati, bila saja ia mau mengeditnya pandangannya. Tapi waktu di pengadilan agama dengan tegas Girodano Bruno tak mau mengeditnya prinsip pilihannya buat berusaha kebenaran pengetahuan serta pengetahuan. Hingga sampai membuat Inkuisisi Gereja murka dan jalankan mati Girodano Bruno. 

Ia dibakar hidup-hidup di Campi de Fiori, alun-alun privat kota Roma di muka juta-an rakyat. Demikian mengiris hati akhir kehidupan pejuang pengetahuan serta pengetahuan ini, dibikin malu dan diperlakukan seperti seekor binatang tdk ada rasa belas kasihan sedikitpun. 



Dari demikian daftar Ilmuwan Besar yang Dibunuh, dijauhi hingga sampai diganjar hukuman oleh inkuisisi Gereja sebab perlihatkan kebenaran sains, kayaknya nasib Charles Darwin paling untung dibanding mereka. Walau sebenarnya seperti yang kita ketahui bapak pencipta teori evolusi ini melawan rencana manusia pertama adam serta udara dalam ajaran agama Abrahamik yaitu Yahudi, Kristen serta Islam. 

Charles Darwin sebetulnya pernah rahasiakan teori frontal itu sepanjang hampir 20 tahun. Akan tetapi kelanjutannnya dia berani mengutarakan selesai ada ilmuwan lain seperti Jean Baptiste de Lamarck yang mempunyai pikiran sama. Endingnya buku teori evolusi Darwin sah peluncuran pada tahun 1859 yang berjudul The Origin of Species, mengulas evolusi manusia bersama hewan yang ujarnya saling datang dari satu nenek moyang. 

Rencana pikiran ini sudah pasti bikin faksi Gereja bersama semua para agamawan lain murka besar pada Darwin. Kritik-kritik tajam juga dikirimkan hingga sampai memandang Darwin manusia sesat. Untungnya era di masa Charles Darwin tidak se barbar zaman pertengahan, banyak populasi peminat sains yang bela dianya. 

Bahkan juga buku teori evolusi Darwin laku manis penjualannya serta penduduk kekinian pula menyuport teori evolusi manusia Darwin jadi realitas yang masuk logika pemikiran, tak seperti ajaran agama yang kebanyakan narasi dongeng, takhayul, ultimatum neraka untuk beberapa pendosa serta imajinasi tingkat tinggi tidak dengan sempat ada pembuktian tepat menurut mereka.

0 comments:

Copyright © 2013 Agen Slot Terpercaya | Situs Judi Bola Sbobet | Agen Casino | 88CSN