88CSN

5 Legenda Terbentuknya Pulau Pulau Di Indonesia.

1. Legenda Terbentuknya Pulau Bali 


enurut legenda, Bali awalannya daratan yang terhimpun dengan pulau jawa. Bermula dari satu cerita brahmana yang bernama Sidi matra yang begitu kaya serta mempunyai anak yang menyukai berjudi yang bernama manik angkara. Sang anak pada akhirnya menaruhkan semua kekayaan orang tuanya sampai habis lalu berhutang pada orang. 

Lihat kesukaran yang ditemui anaknya, konon atas petunjung sang Hyang Widi. Sidi matra menjumpai naga sakti penjaga harta karun di kawah gunung agung. Sesudah hutang terbayar atas pertolongan naga. Sayangnya, manik angkara masih senang berjudi. Untuk harta sang anak menjumpai sendiri sang naga serta sukses menipu. Sebab geram, naga sakti juga membakar manik angkara sampai wafat. Sidi Matra juga meminta pada naga sakti untuk menghidupkan kembali anaknya. Serta naga juga menyetujui keinginan Sidi Matra. 

Sesudah kemauannya terjadi, dengan kesaktiannya Sidi Matra keluarkan mata air di antara tempat ia berdiri dengan anaknya supaya sang anak hidup terpisah dengan orang tuanya. Lama kelamaan tanah dia berdiri dipisahkan oleh air. Serta membuat satu pulau kecil, serta yang tercipta itu ialah pulau Bali. Demikianlah narasi terbentuknya pulau Bali, dimana tujuan wisata Bali yang hampir setiap hari ramai jadi pulau wisata yang banyak didatangi oleh pelancong Indonesia atau luar negeri. 

2. Terbentuknya Pulau Samosir 


Samosir terkait erat dengan terbentuknya danau Toba. Konon seseorang pemuda bernama Toba menikah dengan sesosok wanita yang tidak lain ialah jelmaan dari se-ekor ikan. Sebelum menikah sang wanita minta Toba untuk janji tidak mengungkit darimanakah dia berasal. Mereka lalu dikaruniai seseorang anak yang diberi nama Samosir. 

Satu hari Samosir dikasih pekerjaan oleh ibunya untuk bawa makan siang pada sang ayah yang sedang kerja di ladang. Tetapi ditengah-tengah jalan sebab lapar, Samosir mengonsumsi bekal yang semestinya untuk ayahnya. Tahu hal tersebut Toba geram serta menjelaskan jika samosir ialah anak ikan. Dengar aduan anaknya, sang ibu lalu memerintah anaknya untuk mencari gunung yang tertinggi serta menangis sekerasnya. Selang beberapa saat, hujan juga turun serta membanjiri wilayah mereka. Sang ayah Toba yang sedang kerja tidak bisa melarikan diri serta pada akhirnya meninggal terbenam. Sesaat sang ibu beralih kembali jadi seekor ikan. 

Sesaat gunung tempat samosir berlindung jadi satu pulau ditengah-tengah danau. Pulau itu diberi nama pulau Samosir. Sedang danaunya diberi nama danau Toba. Itu legenda singkat mengenai terbentuknya Pulau Samosir yang sampai sekarang ini jadi target beberapa pelancong untuk dapat bertandang ke pulau itu. 

3. Terbentuknya Pulau Kalimantan 


Narasi terbentuknya pulau Kalimantan bermula dari dua dewa yang berkompetisi memperebutkan hati manusia untuk menyembah mereka. Satu diantara dewa yakni dewa daerah atas membuat satu gunung yang terbuat dari emas. Lihat hal itu, dewa daerah bawah iri. Dia juga membuat satu gunung yang tambah tinggi dari punya dewa daerah atas. 

Tetapi berbahan yang masih ada yakni batuan serta tanah. Konon manusia lalu menertawai gunung bikinan dewa daerah bawah. Sebab berupa buruk serta tidak seindah gunung bikinan dewa daerah atas. Dewa daerah bawah juga geram, dia meremas bebatuan yang sedang di pegangnya. Tetapi ajaib, bebatuan itu menjadi batu mulia seperti batu merah delima, jamrud, shafir, serta permata. Dewa daerah bawah pada akhirnya memakai batu batu mulia untuk menutupi gunung yang telah dibuatnya. Serta rakyat juga berubah menyembah dewa daerah bawah. 

Pertarungan di antara sama-sama dewa juga lalu tidak terelakkan. Lama kelamaan ke-2 gunung meledak bertepatan serta keluarkan bebatuan indah yang menyebar ke semua daerah. Ke-2 gunung juga keluarkan larva panas yang mengalir kelaut serta membuat satu pulau. Pulau itu ialah pulau Kalimantan. 

Konon tuturnya bebatuan mulia yang datang dari pertarungan ke-2 dewa tertanam di basic pulau Kalimantan. Serta akan digali oleh 1000 generasi pada saat depan. Demikian legenda pulau Kalimantan jadi pulau yang populer serta seringkali disebutkan jadi pulau dengan rimba terluas. 

4. Terbentuknya Pulau Belitung 


Warga asli Belitung menyebutkan Belitong atau singkatan dari Bali terpotong. Legenda yang di turunkan oleh orangtua bercerita jika satu saat di pulau Bali ada satu diantara raja yang mempunyai puteri yang cantik yang cantik. Tetapi sayang mempunyai penyakit kelamin. Raja serta ratupun membuat sayembara untuk mengobati penyakit anaknya. 

Tapi tidak ada yang sukses mengobati puteri. Raja juga lalu mengasingkan sang puteri di rimba dengan ditemani oleh seekor anjing. Mereka hidup cuma berdua. Satu hari sang puteri dijumpai hulu balang raja dalam kondisi hamil. Yang lalu membuat sang raja geram. Rajapun berdoa pada dewa untuk merusak tanah tempat puteri tinggal. 

Hujan serta petir lalu berlangsung di sekitar puteri serta anjingnya. Tanah itupun lama kelamaan retak serta terpisah dari pulau bali. Tanah yang terpisah diombang ambingkan oleh ombak sampai hingga kedekat pulau sumatera. Ada dua nelayan yang lihat tanah itu, lalu menanamkan jangkar sampai tanah itu tidak ke mana mana. Tanah itu yang diberi nama satu pulau Belitung. 

5. Terbentuknya Pulau Madura 


Asal mula nama Madura bermula dari pembuangan seseorang puteri raja bernama raden ayu Tunjung Sekar ke rimba sebab hamil walau sebenarnya belum bersuami. Sang putri akui, kehamilannya dikarenakan oleh mimipinya yang dikunjungi bulan purnama. Tetapi raja tidak meyakini fakta puteri kesayangannya itu. Puteri lalu memerintah patih untuk membunuhnya. Tapi bila faktanya benar puteri tidak terbunuh, benar saja pedang yang dipakai patih untuk membunuh tidak bisa menyentuh badan puteri. Patih lalu membikinkan rakit untuk sang puteri serta memerintahnya untuk melarikan diri. 

Saat sedang berlayar serta bulan purnama ada, sang puteri melahirkan bayi lelaki yang diberi nama raden Sagara. Sagara dalam makna bahasa Madura ialah laut. Saat sampai didarat, bayi yang baru berusia beberapa ini hari tau-tau meloncat serta lari ke sana kesini. Bayi sagara itu juga temukan pohon bersarang labah yang terlibat. Tetapi seperti ingin memberikan ijin pada sang bayi, lebah-lebah yang semula berkerumun pada sarang itu lalu menyingkir. 

Hingga bayi Sagara serta ibunya dapat minum madu. Sang puteri juga menamai pulai ini dengan nama Madura yang datang dari kata madu ara ara. Berarti ditengah-tengah madu yang lega. Demikianlah legenda terbentuknya pulau Madura yang saat ini bisa tersambung dengan pulau jawa dengan dibuatnya jembatan Suramadu (Surabaya Madura).

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Copyright © 2013 Agen Slot | Agen Casino | Agen Poker | 88CSN